SD PLUS TADIKA RAYA

SD PLUS TADIKA RAYA
MENCETAK GENERASI BERAKHLAK MULIA BERWAWASAN LUAS BERDASARKAN AL-QUR'AN

23 Juli 2020

NIKMAT BERBUAT BAIK

Posted by S2D  |  at  Juli 23, 2020


NIKMAT BERBUAT BAIK

DR. Sehat Sultoni Dalimunthe

 

Al-Qur’an menyebut 4 istilah untuk kebaikan. Pertama adalah al-khair, itu adalah kebaikan universal, tidak mengenal batas-batas geografis, suku, etnis, ekonomi dsb.  Contoh, bersikap jujur adalah sebuah kebaikan universal (al-khair). Kedua adalah al-ma`ruf ini adalah kebaikan yang terbatas (lokal). Biasanya ini adalah adat istiadat. Ada adat kampung, mungkin saja ada adat kecamatan, Mungkin juga ada adat Kabupaten, Provinsi, Nasional, Asean, dsb, tapi tidak berlaku untuk semua manusia dan untuk semua tempat. Ketika kita berjalan dan melewati orang-orang yang duduk di depan rumah, di Bandung, biasa orang sambil menunduk, dengan tangan kanan terbuka miring, kemudian menyebutkan, “punteun: maaf”, maka yang duduk itu pun menjawab, “mangga: silahkan”. Ini kebaikan di wilayah Sunda dan menjadi tidak baik dipraktekkan di Paluta. Inilah yang disebut dengan al-ma`ruf, kebaikan lokal. Ketiga, al-hasan, ini adalah kebaikan dilihat dari kualitasnya. Contohnya, ketika kita berjumpa dengan teman, kita bersalaman. Ada juga orang selain bersalaman juga saling mengumbar senyum. Sikap ramah tamah itu kualitasnya secara psikologis berbeda. Yang membedakan itu adalah perasaan, yaitu perasaan bahagia. Berbeda dengan orang bersalaman, tapi mukanya masam (barnit). Keempat adalah al-birr, ini kebaikan dilihat dari kuantitasnya. Seseorang ada yang bersedekah Rp. 50.000, ada yang bersedekah dengan Rp. 50.000.000, dari sisi al-birr yang kedua lebih baik dari yang pertama.

Dari empat yang disebutkan di atas, Allah dalam al-Qur’an hanya menyebut, hendaknya manusia berlomba-lomba berbuat baik dengan al-khair yang bersifat universal.

Allah hanya dua kali menyebutkan manusia hendaknya berlomba-lomba dalam berbuat baik (al-khair), yaitu dalam Q.S. al-Baqarah/2:148 dan al-Maidah/5:48.

Ayat pertama teksnya adalah tentang kiblat beribadah setiap umat yang berbeda-beda. Masing-masing diminta bersaing untuk berbuat baik. Jika dihubungkan dengan sekolah contohnya, masing-masing sekolah berbeda-beda keunggulannya, maka diharapkan semua berlomba mencapai kebaikan itu dengan sportif dan ikhlas. Sportif berarti tidak usah sibuk menjelekkan orang lain, cukup kerja kita bersungguh-sungguh mencapai kebaikan yang universal.

Ayat yang kedua adalah kelanjutan dari ayat yang pertama persoalan syariat atau jalan menuju finish (hasil). Bisa disebut yang pertama berlomba-lomba sampai ke batas finish kebaikan. Sementara yang kedua, berlomba-lomba dalam hal proses. Contoh, ada orang menuju sukses itu dengan jujur, tanggung jawab, dan taat aturan. Sementara orang lain menuju sukses dengan kejujuran, tanggung jawab, taat aturan, dan silaturrahmi. Maka yang terakhir ini lebih baik.

Kenapa yang diminta oleh Allah kita فاسبقوا الخيرات bukan فاستبقوا المعروف bukan juga فاستبقوا الحسن, dan bukan juga فاستبقوا البر, hemat saya wilayah ini punya kesamaan dalam penilaian. Sementara yang lainnya, ukurannya tidak baku. Contoh al-ma`ruf, sangat segmentatif, baik untuk orang tertentu saja. Al-Hasan bersifat psikologis dan subyektif. Sementara al-birr sangat komparatif. Banyak bagi kita, sedikit bagi orang lain. Contohnya, kita mengasih sedekah anak yatim Rp. 200.000, bisa jadi dinilai banyak. Smentara Miliyader bersedekah kepada anak yatim Rp. 2.000.000 masih dinilainya sedikit. Begitu dan seterusnya, jadi فاسبقوا الخيرات sangat filosofis dan ilmiah.

Para penggemar kebaikan sudah menemukan nikmatnya berbuat baik, bagaikan anak-anak yang sudah menemukan kenikmatan bermain games. Begitu juga pemain catur yang ahli telah menemukan kenikmatan dalam bermain catur. Penggemar catur, mau mengajak orang yang jago bercatur dengannya walaupun ia harus mengeluarkan duit untuk  meneraktir makan minum lawannya. Semoga, kita tertarik berbuat baik. Sering-sering berbuat baik, bisa membuat kita candu berbuat baik. Jika sudah candu berbuat baik, itu berarti sudah menemukan manisnya kebaikan.

 

Semoga Bermanfaat.

 


About the Author

Write admin description here..

2 komentar:

SD Plus Tadika Raya

SD Plus Tadika Raya
Diberdayakan oleh Blogger.

Tentang Saya

Foto saya
Kami Akan Menyajikan Informasi Buat Keluarga Besar Tadika Raya School dan juga Masyarakat Lain yang Membutuhkannya

MASA DEPAN PENDIDIKAN DI INDONESIA

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Total Pageviews

Cari Blog Ini

Komentar

4/recentcomments

Terupdate

4/recentposts

Tadika Raya School

Tarikat Menuju Tuhan

Blog ini merupakan media informasi bagi Wali Murid Tadika Raya School dan Masyarakat yang membutuhkan. Dibuat oleh Yayasan Tadika Raya.


Tadika Raya School Aek Haruaya

Postingan Populer

PROFIL

Postingan Populer

Postingan Populer

© 2013 TADIKA RAYA SCHOOL. SD-Plus Tadika Raya | Powered by Blogger.
Blogger Template by Bloggertheme9 Published..Blogger Templates
back to top